Makan Malam Bikin Gemuk
Table of Contents
Makan Malam Bikin Gemuk

Makan Malam Bikin Gemuk
Kelebihan berat badan atau obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi seseorang terkena obesitas, salah satu faktor utamanya adalah pola makan. Beredar paradigma di masyarakat bahwa makan malam adalah salah satu faktor yang membuat seseorang terkena obesitas. Benarkah demikian?bagaimana kaitannya terhadap kenaikan berat badan seseorang?
Kuliah umum UNIHEALTH kali ini akan membahas tuntas mengenai fakta seputar makan malam bikin gemuk, benarkah?
Bersama dengan narasumber yang ahli di bidang gizi (nutrisionist), Bapak Khoirul Anwar S.Gz, M.Si, beliau merupakan seorang dosen kepala program studi Gizi dan Teknologi Pangan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sahid.
Berikut rangkuman materinya ⬇️

Menurut Kemenkes tahun 2018, definisi Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama. Klasifikasi obesitas dapat dilihat dari nilai indeks masa tubuh (IMT) dan bisa juga dilihat dari lingkar pinggang berdasarkan etnisnya. Berdasarkan data Global Nutrition Report tahun 2020, 1 dari 3 orang di dunia mengalami obesitas dan prevalensinya meningkat terutama dengan adanya pembatasan aktivitas di masa pandemik.
Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global karena memiliki beberapa dampak pada kesehatan:
1️⃣Berkaitan erat dengan kejadian Penyakit Tidak Menular
2️⃣Memiliki risiko mengalami diabetes (44%), penyakit jantung iskemik (23%) dan kanker (7-41%)1
3️⃣Meningkatkan risiko penyakit lain seperti gout, sindrom metabolik, asma, gangguan sistem reproduksi
4️⃣Gangguan psikologi (depresi, kecemasan)
5️⃣Berhubungan dengan peningkatan tingkat keparahan dan mortalitas COVID-19.

Ada beberapa faktor penyebab obesitas, namun sekitar 70-80% disebabkan oleh faktor lingkungan. Berikut beberapa faktor penyebab obesitas:
1️⃣Faktor genetik
2️⃣Faktor obat-obatan
3️⃣Faktor hormonal
4️⃣Faktor lingkungan, terdiri dari pola makan, aktivitas fisik, dan faktor stress

Pengaruh pola makan terhadap obesitas:
Apa saja pola makan yang dapat meningkatkan risiko obesitas?
🤢Makan terlalu cepat
🌜Makan malam terlalu larut sebelum tidur
🍪🍿🍫Ngemil setelah makan malam
🌞Melewatkan sarapan
🍔🍰🍕Makan makanan densitas tinggi (tinggi gula dan lemak/minyak)
🥦🍎Rendah konsumsi serat (sayur dan buah)
🌜Pola makan malam seperti apa yang bisa menyebabkan obesitas?
❎Kebiasaan makan malam terlalu larut atau sebelum tidur dan ngemil setelah makan malam, dikaitkan dengan BMI yang lebih tinggi.
❎Makan malam kurang dari tiga jam sebelum tidur
❎Mengkonsumsi >33% energi dari total kebutuhan energi pada sore-malam hari
Sehingga dianjurkan untuk memiliki pola makan:
✅3x makan utama (makan pagi, siang, dan malam)
✅2x snacking time (selingan)

Beberapa tips mencegah obesitas dan mengatasi obesitas:
❇️Atur pola makan dengan mengikuti pedoman gizi seimbang, isi piringku, dan tumpeng gizi seimbang
❇️Aktif bergerak/tingkatkan aktivitas fisik minimal 3-5x seminggu dengan waktu 30-50 menit/latihan, sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing
❇️Tidur yang cukup
❇️Manajemen stress yang baik
❇️Konsumsi pangan khusus jika perlu, terutama untuk anda yang sedang dalam program penurunan berat badan, selain melakukan 4 tips di atas, anda juga disarankan untuk mengkonsumsi pangan khusus.
Pangan Diet Khusus untuk Kontrol Berat Badan merupakan pangan yang diformulasikan secara khusus untuk mengendalikan/mengontrol berat badan pada orang dengan berat badan berlebih tanpa penyakit penyerta. Beberapa jenis pangan yang dapat membantu dalam penurunan/mempertahankan berat badan antara lain adalah *Green Tea, Isolate Protein Whey dan Serat (Fiber).

Slim Shake 90 adalah susu pangan diet khusus dari Unihealth yang mengandung protein dan serat yang tinggi, yang dapat membantu mengontrol berat badan dan menangani masalah pencernaan. Dengan kandungan yang bekerja sinergis dalam menurunkan berat badan.
✳️ekstrak physillum husk yang merupakan serat pangan, mampu menurunkan berat badan dan kolesterol, serta memberikan rasa kenyang lebih lama dan baik untuk kesehatan
✳️protein whey yang tinggi protein dan asam amino mampu menurunkan persentase karbohidrat dari total asupan energi dan meningkatkan pelepasan hormon rasa kenyang sehingga menyebabkan kenyang lebih lama
✳️ekstrak teh hijau yang mengandung katekin ECGC yang dapat meningkatkan oksidasi lemak dan mencegah obesitas

Bagaimana dosis dan saran penggunaan Slim Shake 90?
🤢untuk penderita Obesitas dan yang dalam proses diet:
2x sehari 🥛🥛
🥛1 gelas saat pagi (sarapan)
🥛1 gelas saat makan malam (disarankan sebelum jam 8 malam)
👩🏻🤝👨🏼Bagi yang sedang menjaga tubuh:
1x sehari🥛
🥛1 gelas saat makan malam (disarankan sebelum jam 8 malam)
Mengapa harus memilih slim shake 90?
🎖️Tinggi kandungan protein dan serat, serta mengandung ekstrak teh hijau yang bekerja sinergi dalam mengontrol berat badan
🎖️Efektif mengontrol berat badan karena hanya terdiri dari 130 kalori
🎖️Produk aman, teregistrasi BPOM, kualitas terjamin, dan halal
🎖️Mampu membantu menangani masalah pencernaan
Dapatkan tubuh sehat ideal dengan mengkonsumsi Slim Shake 90 dan tingkatkan aktivitas fisik!🧍🏻♀️🧍🏻

Waktu makan malam terakhir yang dianjurkan adalah 3 jam sebelum tidur. Jika kamu merasa sangat lapar di malam hari, pilihlah makanan yang mengandung tinggi serat dan protein.
Tips mencegah obesitas dan mengatasi nya:
1. Atur pola makan dengan pedoman gizi yang seimbang
2. Tidur yang cukup
3. Konsumsi nutrisi pangan khusus serat tinggi dan rendah kalori
SLIM SHAKE 90 dengan kandungan Protein dan serat yang tinggi dapat membantu mengontrol berat badan dan menangani masalah pencernaan.
Keunggulan SLIM SHAKE 90:
1) Mampu menurunkan berat badan dan kolesterol
2) Memberikan rasa kenyang lebih lama
3) Menurunkan persentase karbohidrat
4) Meningkatkan oksidasi lemak
5) Mencegah obesitas
Dapatkan tubuh sehat ideal dengan mengkonsumsi SLIM SHAKE 90!
cek artikel lengkapnya serta tips kesehatan dan kecantikan nya di https://bit.ly/3vdWZj3
UNIHEALTH
#SolusiSehatKeluargaIndonesia
Share sebanyak-banyaknya bila Anda menyukai info artikel kesehatan dan kecantikan lain nya dari InfoUNIHEALTH.
