Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Siapa yang bisa menolak nasi putih panas ?

Ibaratnya dikasih sambel dan kecap aja, kalo lagi laper cukup dengan nasi putih tanpa lauk udah lahap.
Padahal ternyata nasi putih itu termasuk karbohidrat simpleks yang artinya mempunyai dampak bila dikonsumsi berlebihan pada tubuh anda apabila tidak dikombinasikan dengan serat yang dibutuhkan oleh tubuh

Mari kita cek apa saja sebenernya bahaya karbohidrat simpleks apa saja bagi tubuh Anda?

 

  1. Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

 

Mengapa Karbohidrat JAHAT Bagi Tubuh Anda ?

1. Sulit Menurunkan Badan

Dalam satu gram karbohidrat, terdapat kalori. Jadi, semakin banyak karbohidrat yang Anda makan akan banyak kalori yang masuk dan akan membuat berat badan meningkat.
Bayangkan saja, dalam satu hari Anda mengonsumsi teh berikut dengan gulanya, kopi yang juga menggunakan gula, lalu makan roti sebagai selingan, dan makan siang dengan mie beserta nasi.

Kebiasaan tersebut lantas membuat berat badan melonjak, apalagi jika tak diimbangi dengan aktivitas fisik. Karbohidrat yang seharusnya diubah menjadi energi justru terkumpul, menumpuk, dan akhirnya disimpan sebagai lemak cadangan oleh tubuh. Hal ini tentu membuat program menurunkan berat badan akan semakin sulit.

2. Kadar Kolestrol Meningkat

Selama ini kita taunya, kolestrol meningkat akibat makan makanan berlemak, FAKTANYA,
Dilansir dalam laman Readers Digest, Cassandra Suarez, MS, RDN seorang ahli gizi mengatakan bahwa efek yang paling jelas dari makan terlalu banyak karbohidrat adalah kolesterol.
Makan terlalu banyak karbohidrat lebih dari 60 persen total kalori harian, berpotensi meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

Tidak hanya LDL, tingginya tingkat trigliserida ternyata justru banyak dimiliki oleh orang-orang yang mengonsumsi karbohidrat berlebih, seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa atau yang mudah ditemui pada minuman kemasan jadi kurangi konsumsi makanan yang mengandung gula agar trigliserida Anda tetap terjaga.

 

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

3. Sering Merasa Lapar

Sudah makan, tapi masih lapar lagi? Coba perhatikan apa yang Anda makan. Pada dasarnya, ketika gula darah rendah, tubuh akan merespon dengan adanya rasa lapar.

Jika Anda terlalu banyak makan karbohidrat, alih-alih merasa kenyang tubuh akan kelaparan. Pasalnya, tubuh akan mengolah karbohidrat dalam jumlah banyak sekaligus. Kondisi ini akan membuat kadar gula darah naik dengan cepat.

Namun, karena terlalu banyak kadar gula darah justru akan cepat menurun kembali dan akhirnya Anda merasa lapar saat itu. Kondisi ini akan terus seperti itu siklusnya.

Sehingga yang harus Anda lakukan pilih karbohidrat dengan indeks glikemik rendah agar memberikan vitamin mineral untuk tubuh dan membantu menstabilkan kadar gula darah lebih baik dibandingkan karbohidrat simpleks

4. Memperbesar Resiko DM Tipe 2

Diabetes melitus tipe 2 disebabkan oleh banyak faktor,  salah satunya adalah tingginya kadar gula darah. Apa hubungannya karbohidrat dengan diabetes melitus?
Orang yang kelebihan karbohidrat, berpotensi mengalami peningkatan berat badan lebih mudah. Berat badan yang melonjak drastis akan mengganggu kerja hormon insulin. Tak hanya kebanyakan makan nasi, sumber karbohidrat yang paling sering memicu keadaan ini adalah gula tambahan atau gula olahan yang ada di dalam minuman manis, bumbu-bumbu, soda

Apa yang bisa Anda lakukan? Belajar mengurangi jumlah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh, jika kesulitan lakukan MEMBLOCKIR atau MEMBATASI karbohidrat dalam makanan Anda masuk ke dalam tubuh.

5. Mood Mudah Berubah

Jika belakangan ini Anda merasa sedih, murung, dan suasana hati tidak enak, mungkin Anda bisa lihat lagi pola makan Anda selama ini. Faktanya kelebihan karbohidrat bisa memengaruhi mood karena lonjakan gula darah dan insulin ini dalam darah yang akan memengaruhi suasana hati seseorang.

 

 

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

 

Banyak dari Anda akan berasumsi berarti lebih baik bila kita “DIET KARBOHDIRAT” dan hanya memakan sayur dan protein saja supaya terhindar dari PENYAKIT?

Padahal yang benar adalah, Anda harus menggabungkan antara nasi dan sayur yang dibutuhkan tubuh Anda untuk proses diet.
Bukan harus memilih salah satu, karena tubuh membutuhkan makronutrient dan micronutrient yang Anda bisa dapatkan dengan nasi, sayur, protein dan buah dengan cara disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Bila sulit, maka Anda harus mengkombinasikan dengan Sliming Series yang sudah teruji klinis sehingga aman bagi Anda

 

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Meskipun diet karbohidrat paling cepat menurunkan berat badan namun sebenernya karbohidrat sendiri memiliki peran penting bagi tubuh, di antaranya adalah membantu proses metabolisme, proses pembentukan jaringan sel, maupun organ-organ dalam tubuh. Jika Anda berhenti konsumsi karbohidrat, tubuhmu akan kehilangan keseimbangan, karena asupan makanan dalam tubuh yang kurang lengkap.

Selain itu, jenis diet ini tidak cocok dilakukan dalam jangka panjang. Artinya, diet karbo hanya disarankan untuk menurunkan berat badan dalam jangka pendek. Sebab diet karbo yang dilakukan jangka panjang akan menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh. Jika dilakukan dalam jangka panjang, diet karbo berisiko mengakibatkan tubuh kekurangan vitamin atau mineral.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut bisa Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?eningkatkan risiko tulang keropos, serta risiko gangguan pencernaan, dan berbagai penyakit kronis.

Sehingga sebenarnya Anda tidak boleh berhenti mengonsumsi karbohidrat, tapi BATASI KEBUTUHAN KARBOHIDRAT yang masuk kedalam tubuh

Meskipun diet karbohidrat paling cepat menurunkan berat badan namun sebenernya karbohidrat sendiri memiliki peran penting bagi tubuh, di antaranya adalah membantu proses metabolisme, proses pembentukan jaringan sel, maupun organ-organ dalam tubuh. Jika Anda berhenti konsumsi karbohidrat, tubuhmu akan kehilangan keseimbangan, karena asupan makanan dalam tubuh yang kurang lengkap.

Selain itu, jenis diet ini tidak cocok dilakukan dalam jangka panjang. Artinya, diet karbo hanya disarankan untuk menurunkan berat badan dalam jangka pendek. Sebab diet karbo yang dilakukan jangka panjang akan menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh. Jika dilakukan dalam jangka panjang, diet karbo berisiko mengakibatkan tubuh kekurangan vitamin atau mineral.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko tulang keropos, serta risiko gangguan pencernaan, dan berbagai penyakit kronis.
.
Sehingga sebenarnya Anda tidak boleh berhenti mengonsumsi karbohidrat, tapi BATASI KEBUTUHAN KARBOHIDRAT yang masuk kedalam tubuh

 

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

 

 

Kesmpulannya =

Cara terbaik untuk menurunkan berat badan Anda adalah MEMBATASI karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh!

 

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

 

Slim Lock adalah suplemen makanan yang dikhususkan untuk membatasi penyerapan karbohidrat berlebih di dalam tubuh
Sehingga Anda tidak perlu lagi menghindari karbohidrat dan keseimbangan kebutuhan gizi Anda tetap terpenuhi sekaligus membantu Anda menurunkan berat badan

 

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

 

Slim Lock adalah suplemen yang diformulasikan untuk membatasi penyerapan karbohidrat berlebih di dalam tubuh seklaigus membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes

 

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

 

Kenapa Harus Slim Lock?

Karena slim lock diformulasikan berdasarkan data uji klinis sehingga lebih aman dikonsumsi tanpa memberikan rasa khawatir, contohnya jurnal berikut membuktikan bahwa SLim Lock dapat menuurnkan berat badan 4kg dan mengecilkan lingkar pinggal sebesar 6,2cm dalam 2 minggu diimbangi olahraga 15 menit per hari.

 

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

Mengapa Karbohidrat Itu Jahat?

 

Kenapa Harus Slim Lock?

Uji klinis kedua membuktikan Slim Lock dapat diberikan pada penderita diabetes karena dapat menurunkan kadar gula darah dan menurunkan nilai HbA1C sehingga para penderita diabetes sangat disarankan mengonsumsi Slim Lock dan Glucosefit, dan Susu Glucofit untuk menjaga stabilitas gula darah sekaligus memberikan gizi yang idbutuhkan penderita diabetes tanpa khawatir dengan lonjakan gula darah.

 

 

Inti dari Slim Lock adalah ketika Anda ingin memakan karbohidrat, segera konsumsi slim lock 5-10 menit sebelum makan agar karbohidrat yang Anda makan, langsung diikat dan dibatasi lalu dibuang melalui metabolism tubuh.

 

 

Kesimpulannya, Slim Lock adalah suplemen makanan yang dikhususkan untuk membatasi penyerapan karbohidrat berlebih di dalam tubuh yang bisa dikonsumsi untuk membantu dlam program penurunan berat badan terutama pada penderita diabetes.

 

 

Salah satu cara gampang untuk menentukan perut ideal adalah melalui lingkar pinggang
Sebab, lingkar pinggang ini berhubungan keberadaan lemak.

 

Sesuai kesepakatan para ahli, lingkar pinggang pria sebaiknya tidak lebih dari 90 cm sedangkan wanita tidak lebih dari 80 cm.
Mereka yang memiliki lingkar pinggang di atas angka tersebut berarti terjadi penumpukan lemak di daerah perut atau perut buncit dan lingkar pinggang adalah bagian yang paling sulit untuk dikecilkan.

 

Untuk Pemesanan Silahkan Hubungi 

Telp / wa 0851-3030-0888

You may also like...

%d bloggers like this: