May 27, 2026

Suplemen Herbal Kesehatan

Produk Suplemen Herbal

SUPAHABU ALPHA

SUPAHABU ALPHA

SUPAHABU ALPHA
SUPAHABU ALPHA

SUPAHABU ALPHA

Nomor Izin Edar BPOM RI : TR193337281
Halal no : 17130026110816
Nomor paten : P00201908169

Aturan pakai : Diminum, 3 kali sehari 1-2 kapsul (isi 30 kapsul) Telah terbukti efektif sebagai terapi adjuvant pada pasien Covid-19, kandungan Supahabu Alpha
terdiri dari ekstrak ikan gabus (Channa striata), temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dan daun

kelor (Moringa oleifera). Sudah terbit dalam jurnal ilmiah sebagai berikut :

1. European Journal of Molecular & Clinical Medicine, 2021, Volume 8, Issue 3, Pages
2945-2957 : THE EFFECTIVENESS OF POLY-HERBAL ADJUVANTS FOR THE
STANDARD TREATMENT OF COVID 19 IN PATIENTS WITHMODERATE
DEGREE

2. Teikyo Medical Journal Volume 44 Issue 4, Agustus 2021 : THE EFFECT OF ADJUVANT THERAPY WITH POLYHERBAL FORMULAS ON IMPROVING THE
mMRC SCORE OF PATIENTS WITH MODERATE-GRADE SARS COV-2 PNEUMONIA

Supahabu Alpha merupakan sediaan kapsul yang diformulasikan khusus mengandung polyherbal, diantaranya adalah ekstrak ikan gabus (Channa striata), temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dan daun kelor (Moringa oleifera). Polyherbal adalah gabungan beberapa zat aktif dari bahan alam dalam satu sediaan. Dikarenakan konstituen fitokimia aktif dari masing-masing tanaman tidak cukup untuk mencapai efek
terapeutik yang diinginkan. Maka dengan polyherbal menggabungkan beberapa zat aktif dari bahan alam dengan rasio tertentu akan memberikan efek terapi yang lebih baik dan mengurangi toksisitas.

Supahabu Alpha diproses dengan menggunakan bahan baku yang sudah terstandar mutu, kualitas, keamanan dan efikasi. Bahan aktif utama dalam produk Supahabu Alpha ini adalah ekstrak ikan gabus, dimana dalam pemrosesan ekstrak tersebut Nucleus Farma menggunakan teknik low temperature and low pressure extraction dengan menggunakan enzim, dimana teknik tersebut adalah paten proses yang dimiliki Nucleus Farma. Tujuan teknik ini untuk membuat ukuran partikel ekstrak lebih kecil (small molecule drugs) dan menjaga zat aktif tetap stabil.

 

Paten proses ini menggunakan reaksi enzimatik yang dapat memutus ikatan protein lebih aktif sehingga sistem penghantaran obat tercapai dengan baik ke sel target. Penggunaan Supahabu Alpha sebagai oral albumin, tepat digunakan untuk mempertahankan onkotik plasma dan membawa molekul metabolit obat ke dalam sel.

 

 

Manfaat Ekstrak Ikan Gabus/ Channa striata :

1. Albumin dalam ikan gabus dapat digunakan sebagai penghantar obat untuk menargetkan SARS-COV2. Hal tersebut terbukti dalam hasil penelitian yang telah dilakukan oleh. Nucleus Farma bahwa peran albumin dikombinasikan dengan polyherbal lainnya seperti:  temulawak dan daun kelor terbukti baik sebagai terapi adjuvant.

2. Meningkatkan level albumin pada hypoalbuminemia. Kadar albumin yang tepat dapat meningkatkan kondisi klinis pasien dengan hipoalbumin atau kadar albumin rendah.

3. Penyakit Diabetes Melitus : Albumin dari ikan gabus dapat meregenerasi sel pankreas. Ektsrak Albumin dapat memperbaiki sel pankreas yang memiliki fungsi memproduksi insulin. Dengan normalnya produksi insulin, maka kadar gula dalam darah dapat dikendalikan, dan kembali normal.

4. Penderita / Beresiko Penyakit Jantung Koroner : Kapsul ini memiliki kandungan Allysin yang berfungsi menurunkan kadar lemak dalam darah, trigeserida, juga untuk menurunkan homosistein. Dengan demikian, resiko serangan jantung menjadi berkurang, termasuk resiko stroke dan penyempitan pembuluh darah. Selain itu, albumin juga memiliki kandungan prolin, salah satu fungsinya adalah untuk menguatkan otot-otot
jantung.

5. Penyakit Kanker : Bagi penderita penyakit kanker, albumin juga sangat bagus untuk terapi. Karena albumin tersebut mengandung zat aktif bernama Allylsufide, fungsinya untuk menghambat hormon pemicu tumbuhnya sel kanker, serta dapat merangsang sel sehat untuk terjadi regenerasi. Dengan kandungan tinggi protein yang kaya akan albumin serta asam amino essensial, albumin dalam ikan gabus membantu menutrisi dan meningkatkan kadar albumin pasien sehingga mempercepat pemulihan pasca kemoterapi.

6. Penyakit Hepatitis : Pada penderita penyakit hepatitis, albumin memiliki kemampuan memperbaiki jaringan pada hati dengan cara regenerasi sel hati dan empedu. Karena albumin tersebut memiliki kandungan asam amino esensial lengkap dan mineral. Selain itu, dengan konsumsi albumin juga akan terhindar dari penumpukan lemak pada organ hati.

 

7. Penyakit Gagal Ginjal : Pada penderita penyakit gagal ginjal, albumin dari ikan gabus ini akan melakukan regenerasi sel ginjal, sehingga bisa menyaring racun. Dengan regenerasi sel ini, ginjal menjadi normal dan dapat berfungsi kembali. Akhirnya, penderita gagal, ginjal yang tadinya harus cuci darah, setelah ginjal normal kembali menjadi bebas dari cuci darah.

8. Penyakit Asma : Efek albumin terhadap penderita asma adalah mampu mengurangi pembengkakan, karena albumin mampu mengencerkan lendir serta menyembuhkan luka pada daerah pernafasan seseorang.

9. Efek Terhadap Organ Otak : Pada organ otak, albumin dapat membantu memperbaiki jaringan otak yang mengalami kerusakan, penting juga bagi pasien yang pasca stroke dan penderita parkinson.

10. Efek Terhadap Persendian Tulang : Albumin bisa memacu fungsi sendi. Karena kandungan proline pada albumin. Sedangkan kandungan lysin dapat membantu terserapnya kalsium yang dapat mempercepat pembentukan kolagen. Kolagen ini memiliki fungsi penting karena seperti mesin, kolagen bisa berperan seperti pelumas pada sambungan tulang. Kolagen juga dapat membungkus tulang rawan dan jaringan penyambung tulang.

11. Penyakit Gastritis : Efek albumin dapat memacu regenerasi sel lambung sehingga membantu fungsi saluran pencernaan dan usus sehingga fungsi organ tersebut menjadi maksimal.

12. Mencegah efek Negatif pada pasien pasca kemoterapi : Setelah kemoterapi pasien dianjurkan konsumsi ekstrak Albumin, karena kandungan albuminnya dapat mencegah efek negatif yang terjadi akibat kemoterapi dan radioterapi. Seperti lemas, maupun kerusakan sel tubuh, rambut rontok, ataupun mual. Menariknya, saat konsumsi kerja obat kemoterapi tidak akan terganggu.

13. Penyakit Stroke : Albumin dapat membantu membuka pembuluh darah yang tersumbat serta memperbaiki jaringan organ tubuh yang berperan penting terhadap kerja otot, otak, serta syaraf. Selain itu, albumin ini dapat meningkatkan imunitas tubuh dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

14. Penyakit Lupus : Albumin dari ikan gabus ini dapat meregenerasi sel tubuh yang rusak, akibat penyakit lupus. Sehingga fungsi otot, otak, dan syaraf dapat optimal kembali, demikian juga imunitas tubuh akan kembali maksimal.

15. Penyakit Autis : Albumin dapat mengikat logam berat (timbale, mercury) yang sering terdapat pada penderita autis.

16. Penyakit Prostat : Kandungan albumin berfungsi menjaga keberadaan glycine yang berperan penting dalam menjaga fungsi prostat supaya tetap normal (sehat).

17. Penderita Luka Bakar / Luka Setelah Operasi : Karena albumin mengandung cystine dan asam amino, sehingga bekas luka bakar, dan gangguan pada kulit atau luka akibat operasi dapat cepat pulih.

18. Para Lansia (Lanjut Usia) : Albumin dapat membantu proses penyerapan makanan pada lambung dan pencernaan. Selain itu, albumin berfungsi meregenerasi sel yang sudah aus atau rusak.

19. Bagi Penderita Depresi : Albumin dapat membantu tubuh memproduksi hormon untuk metabolisme kesehatan mental melalui kelenjar tiroid. Hal ini dikarenakan albumin mengandung asam amino tirosin.

Manfaat Temulawak/ Curcuma xanthorrhiza :

1. Menjaga kesehatan hati Selain untuk kesehatan hati, Temulawak juga kaya akan zat-zat penetral racun yang bersifat antiinflamasi, antiviral, dan antimikroba.

Ekstrak Curcuma xanthorrhiza terbukti memiliki manfaat dalam melindungi hati dari racun-racun, seperti karbon tetraklorida dan acetaminophen. Berbagai racun atau bahan kimia yang menyebabkan efek buruk pada hati disebut hepatotoksin. Oleh karena itu, temulawak bisa menjadi salah satu bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan hati.

2. Mengatasi masalah sistem pencernaan Senyawa aktif dalam temulawak yakni kurkumin dapat merangsang produksi cairan empedu di dalam kantungnya. Fungsi kurkumin ini akan membantu pencernaan serta metabolisme makanan dalam tubuh.

Kurkumin bermanfaat untuk mengatasi perut kembung, melancarkan pencernaan, dan meningkatkan nafsu makan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology menunjukkan kurkumin/curcuma mampu mempercepat penyembuhan
radang usus.

3. Meredakan nyeri radang sendi
Temulawak mengandung senyawa antiinflamasi yang bisa menghambat produksi prostaglandin, yakni zat yang memicu peradangan. Oleh karena itu, kandungan anti radang di dalamnya membantu mengatasi penyakit akibat peradangan di dalam tubuh seperti radang sendi.

Pada beberapa kasus peradangan sendi yang disertai rasa nyeri dan kekakuan, Curcuma dipercaya dapat membantu mengatasinya. Manfaat Curcuma tersebut dibuktikan oleh sebuah jurnal yang diterbitkan di dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine. Dalam penelitian tersebut, bahkan dikatakan bahwa efek Curcuma hampir sama dengan obat ibuprofen yang berfungsi menghilangkan rasa sakit pada penderita radang sendi.

4. Melawan infeksi akibat jamur dan bakteri

Curcuma mengandung berbagai senyawa antimikroba, terutama bakteri dan jamur. Kandungan antibakteri dalam Curcuma memiliki fungsi yang cukup efektif untuk membasmi bakteri jenis Staphylococcus dan Salmonella penyebab diare. Sementara itu, senyawa anti jamurnya termasuk ampuh menghilangkan jamur dari golongan dermatofita.

5. Membantu membasmi jerawat
Kandungan curcumin pada temulawak juga populer sebagai obat jerawat. Lagi-lagi karena sifat antiinflamasi dan antibakterinya. Selain itu, Curcuma pun ternyata memiliki sifat astringen yang bermanfaat untuk mengurangi produksi minyak dari
kelenjarnya. Disamping itu, kandungan antiseptik di dalamnya juga bisa membantu membersihkan bakteri-bakteri penyebab jerawat pada wajah. Sehingga jerawat yang meradang akan berangsur kempis dan sembuh.

6. Membantu pengeluaran penumpukan cairan
Manfaat temulawak lainnya yaitu sebagai obat diuretik alami. Diuretik merupakan zat yang membantu membersihkan tubuh dari garam, atau natrium dan air berlebih. Zat diuretik akan merangsang ginjal untuk melepaskan natrium lebih banyak ke dalam urin. Manfaat diuretik pada temulawak juga dapat mengambil kelebihan cairan dari pembuluh darah. Proses tersebut bermanfaat untuk membantu mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah. Karenanya, diuretik sangat dibutuhkan untuk membantu mencegah, mengobati, dan memperbaiki masalah pembengkakan jaringan (edema), masalah ginjal, gagal jantung, dan gagal hati.

7. Melindungi lambung
Temulawak mengandung antioksidan seperti flavonoid, fenol, dan curcumin yang bisa melindungi lambung dari kerusakan. Flavonoid dapat membantu mengurangi keluarnya zat asam dan pepsinogen dalam lambung. Sedangkan, curcumin bisa mencegah proses inflamasi atau peradangan yang terjadi di lambung. Gabungan kedua komponen tersebut membuat dianggap berpotensi temulawak dijadikan sebagai pencegah kerusakan mukosa (permukaan lunak) lambung.

8. Menurunkan kolesterol
Pada penelitian yang dilakukan, konsumsi kapsul berisi temulawak selama empat minggu, terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan lemak dalam darah.

9. Mencegah peradangan atau inflamasi di tubuh
Proses peradangan alias inflamasi sebenarnya adalah mekanisme alami tubuh untuk melawan bakteri, virus, jamur, maupun komponen lain yang bisa memicu penyakit di tubuh. Itulah sebabnya, saat terjadi infeksi, kita biasanya mengalami demam.Demam ini adalah hasil dari “peperangan” sistem imun tubuh melawan patogen penyebab penyakit.Dalam jangka pendek, mekanisme peradangan ini sangat bermanfaat bagi tubuh.

Namun jika peradangan terus menerus terjadi, ini tidak hanya akan membunuh patogen, tapi juga sel sehat yang ada di tubuh.Saat peradangan terjadi berkepanjangan, berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, sindrom metabolik, dan Alzheimer dapat dialami. Curcumin, memiliki sifat antiinflamasi yang kuat sehingga, bisa mencegah terjadinya peradangan kronis yang berkepanjangan.

10. Memberikan pasokan antioksidan yang berlimpah
Antioksidan berpotensi mencegah paparan radikal bebas berlebih yang dapat memicu terjadinya stres oksidatif. Stres oksidatif adalah pemicu di balik berbagai masalah kesehatan dan juga penuaan dini. Antioksidan bisa didapatkan dari berbagai sumber alami, seperti buah, sayur, dan rempah-rempah. Curcumin merupakan salah satu komponen yang memiliki sifat antioksidan yang tinggi.

11. Mengurangi risiko terkena penyakit jantung
Salah satu penyebab utama terjadinya penyakit jantung adalah kerusakan pada dinding pembuluh darah. Kondisi ini, dapat dicegah dengan konsumsi curcumin karena komponen herbal ini bisa meningkatkan fungsi pembuluh darah jantung. Selain itu, sifat
antioksidan dan antiperadangan yang dimiliki curcumin juga berperan dalam pencegahan penyakit jantung.

12. Mencegah kanker
Curcumin dianggap dapat membantu mencegah terjadinya kanker dan juga mencegah kanker yang sudah ada untuk berkembang menjadi kondisi yang lebih parah. Temulawak dinilai dapat berkontribusi dalam membunuh sel-sel kanker, mencegah terbentuknya
pembuluh darah baru pada tumor (yang dalam bentuk ganas mengandung sel kanker), serta mengurangi risiko terjadinya metastasis atau penyebaran sel kanker ke organ lain di luar lokasi kemunculan awalnya.

13. Mencegah Alzheimer
Penyakit Alzheimer dengan kepikunan sebagai gejala utamanya, adalah kondisi yang tidak bisa disembuhkan. Sehingga, pencegahan menjadi satu-satunya cara agar bisa terhindar dari kerusakan otak ini.Penyakit ini bisa muncul akibat tingkat inflamasi yang tinggi serta stres oksidatif. Oleh karena itu, mengonsumsi curcumin yang memang memiliki kemampuan untuk melawan kedua mekanisme ini, dianggap bisa mencegah Alzheimer.

 

Manfaat Daun Kelor/ Moringa oleifera :
1. Mengobati Rematik Salah satu manfaat daun kelor adalah untuk mengobati rematik. Penggunaan daun kelor dalam pengobatan rematik adalah untuk mengurangi rasa sakit pada sendi dan mengurangi penumpukan asam urat pada sendi. Manfaat daun kelor ini bisa digunakan untuk rematik, pegal linu, dan nyeri.

2. Anti Kanker
Ekstrak daun kelor mampu mencegah pertumbuhan dan reproduksi sel-sel kanker. Peneliti menyimpulkan bahwa daun kelor menunjukkan potensi sebagai pencegahan alami untuk kanker. Kandungan antioksidan dan potasium di dalam daun kelor sangat tinggi, sehingga membuat daun kelor memiliki khasiat untuk memperlambat bahkan menghilangkan kanker di dalam tubuh.

3. Menurunkan Kolesterol dan Tekanan Darah
Salah satu manfaat daun kelor adalah menjaga tekanan darah dan mencegah kolesterol tinggi. Hal itu karena daun kelor memiliki kandungan zat hiocarbamate glikosida, dan nitrile yang memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah.

4. Mengatasi Diabetes
Manfaat daun kelor selanjutnya adaah untuk mengatasi diabetes. Daun kelor dapat mengurangi kadar gula dalam darah sehingga menjadi normal. Daun kelor dapat dijadikan sebagai insulin alami untuk mengatasi diabetes. Sehingga konsumsi sayur daun kelor bisa mencegah penyakit gula darah atau diabetes.

5. Kaya Antioksidan
Daun kelor memiliki beberapa senyawa anti-penuaan yang mampu menurunkan efek stres oksidatif dan peradangan. Manfaat semakin optimal dengan adanya senyawa polifenol, vitamin C, beta-karoten, quercetin, dan asam klorogenat. Senyawa tersebut terkait dengan penurunan risiko untuk penyakit kronis, seperti perut, paru-paru, kanker usus besar, diabetes, hipertensi, dan penyakit mata akibat faktor usia.

6. Baik untuk Mata
Kandungan vitamin A dalam daun kelor bermanfaat untuk melindungi kesehatan mata, baik itu dari mulai kurangi resiko mata plus, minus, silinder dan katarak. Daun kelor juga baik apabila dikonsumsi oleh pasien diabetes dan bermanfaat menjernihkan pandangan matanya.

7. Baik untuk Ibu Menyusui
Daun kelor mengandung protein, zat besi, dan Vitamin C. Selain itu ada ada juga unsur flavonoid yang manfaatnya membantu ibu menyusui menghasilkan air susu ibu (ASI) lebih banyak. Kandungan protein di dalam daun kelor membuat ASI lebih berkualitas.

Kandungan zat besi tinggi, yang 25 kali lebih tinggi dibanding bayam, disarankan
dikonsumsi ibu usai melahirkan, dimana wanita menstruasi umumnya kehilangan banyak
zat besi.

8. Memperlambat Penuaan
Disisi lain daun kelor juga memiliki manfaat yang kaya akan vitamin A. Mengkonsumsi daun kelor secara teratur dapat memperlambat efek penuaan.

9. Mengurangi Peradangan
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Chinese Integrative Medicine menyebutkan, dengan bantuan daun kelor, peradangan dan rasa sakit beberapa bentuk arthritis bisa berkurang secara signifikan.

 

10. Menangkal Kuman
Ilmuwan menyebutkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki kandungan senyawa antibakteri.

 

11. Menyehatkan Ginjal
Mengkonsumsi daun kelor dapat membantu mengembalikan kesehatan ginjal yang sudah dalam kondisi tidak sehat.

 12. Menguatkan Tulang
Rutin mengonsumsi ekstrak daun kelor juga membuat tulang jadi lebih kuat. Daun kelor diketahui mengandung kalsium, vitamin K dan protein yang kaya, di mana ini memastikan kesehatan tulang dan mencegah pengeroposan tulang. Berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan oleh tim peneliti PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) untuk produk polyherbal mengandung ekstrak ikan gabus, temulawak dan daun
kelor. Pada pasien Covid-19.

1. Ikan gabus : Menurunkan proses inflamasi yaitu Insulin like growth factor 1 (IGF-1) dan stress oksidatif. Albumin menstabilkan dan meningkatkan transportasi Curcumin pada target virus intraseluler , meningkatkan efektivitas kombinasi kelor dan obat obatan memblokir virus SARS CoV-2 untuk fusi dan / atau masuk ke sel, strategi efektif. pengobatan infeksi virus. Peran albumin pada penghambatan pembentukan thrombus, antitrombosis dan antioksidan. Menjaga hipercoagulapati darah dg mencegah vasculitis dan injuri di organ lain.

 

2. Temulawak : memiliki kandungan kurkumin yang mempunyai fungsi yaitu meredakan nyeri sendi dan tulang, menurunkan lemak darah dan sebagai antioksidan, Curcumin sebagai antihepatotoksik , merangsang sel hati membuat empedu, mencegah hepatitis dan gannguan hati, membantu menurunkan kadar SGOT dan SGPT Merangsang fungsi pankreas, menambah selera makan, mampu merangsang metabolisme sistem hormon dan
fisiologi tubuh. Curcumin berfungsi untuk penghambatan sintesis protein dan penghambatan sintesis asam nukleat dinding sel, mengubah permeabilitas membran sel dan transport aktif melalui membran sel.

3. Daun kelor : pada molecular docking memiliki 4 komponen zat aktif kaempferol (A), pterygospermin (B), morphine (C) dan quercetin (D) menghambat energi pada target obat virus COVID-19 Mpro (Main protease) (3CLpro) dan RdRp (RNA- dependent RNA polymerase) (nsp12).

Tabel : Karakteristik demografi pasien pada presentasi

 

 

Untuk Pemesanan Silahkan Hubungi kami

 

 

 

TERIMA KASIH | Newsphere by AF themes.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.