April 14, 2021

Bisnis Simpel Abad 21

Sehat dan Sejahtera

Madu Murni Apis Dorsata Gold Honey UNIHEALTH

5 min read

Apis dorsata

 

Apis dorsata
Apis dorsata

 

MADU APIS DORSATA
MADU HITAM MURNI DAN BERSTANDAR FARMASI

Apis Dorsata (Pure Honey) berasal dari lebah di hutan Kalimantan dan Sumatra yang hidup liar sehingga tidak bisa dipanen secara umum sehingga madu yang dihasilkan alami bebas dari pestisida yang berbahaya bagi kesehatan. Memiliki kandungan karbohidrat, protein, vitamin, asam amino, mineral dan asam organik. Selain itu kandungan monosakarida atau gula madu (fluktosa & glukosa) dalam jumlah kecil sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Rasakan manfaat kesehatan dari madu Apis Dorsata (Pure Honey).

Madu Apis Dorsata mulai populer sejak manfaatnya bagi kesehatan dikenal luas. Lebah liar Apis Dorsata mendiami hutanhutan Kalimantan dan Sumatra sehingga tidak mudah bagi kita untuk mendapatkan madunya. UNIHEALTH membawakan kemurnian dan kualitas terbaik madu hitam Apis Dorsata ke rumah Anda, maka Anda tak perlu menyusuri tebing bebatuan di dalam hutan belantara demi mengejar khasiat istimewa madu hutan. Madu Apis Dorsata dari UNIHEALTH terstandar farmasi dan bebas pestisida sehingga aman untuk konsumsi sehari-hari bersama keluarga tercinta. Kandungannya yang terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin, asam amino, mineral dan asam organik berkhasiat memelihara kesehatan, kekebalan tubuh, kecantikan kulit, sumber energi serta fungsi hormon. Madu Apis Dorsata ini aman bagi penderita diabetes karena rendah fuktosa dan glukosa.

Tunggu apa lagi? Segera rasakan manfaat madu Apis Dorsata

Apis dorsata atau dikenal sebagai Lebah madu raksasa merupakan lebah madu Asia yang berhabitat di hutan, membuat sarang dengan hanya satu sisiran yang menggantung di dahan dan ranting pohon, langit-langit terbuka dan tebing jurang bebatuan, karena itu sampai sekarang para ilmuwan belum berhasil membudidayakan Apis dorsata dalam bentuk tertutup. Sisiran sarang dapat mencapai 2 x 1 meter dengan estimasi hasil bisa mencapai 20 kg/sarang.

Spesies ini berkembang hanya di kawasan sub-tropis dan tropis Asia, seperti IndonesiaFilipinaIndiaNepal, dan tidak tersebar di luar Asia. Di Indonesia masih banyak ditemukan di SumatraKalimantanSulawesiPapua dan Nusa Tenggara. Di pulau Jawa lebah ini sudah jarang ditemukan. Ada beberapa nama daerah bagi lebah ini di Indonesia, yaitu manye/muanyi (Dayak), Gong (Jawa), Odéng (Sunda), labah gadang, labah gantuang, labah kabau, labah jawi (Minangkabau) dan Harinuan (Batak).

Bentuknya setengah lingkaran besar, dari jauh tampak berwarna hitam kecoklatan, menempel di cabang-cabang pohon yang tinggi, sesekali tampak bergoyang-goyang ditiup angin. Ya…itu adalah sarang lebah madu. Lebah madu memang suka bersarang di pohon-pohon. Lebah madu ini berbeda dengan lebah madu yang sering ditemui dan dipelihara di peternakan lebah umumnya. Ini adalah lebah madu hutan, yang berukuran besar dan liar. Sampai saat ini belum ada informasi yang menyatakan bahwa lebah ini dapat diternakkan.

Lebah termasuk ke dalam Ordo Hymenoptera (serangga bersayap jala), nama kelompok familinya adalah Apidae, dan nama jenisnya adalah Apis dorsata.

Lebah merupakan serangga sosial seperti semut dan rayap, artinya hidup berkelompok, dengan jumlah individu yang sangat banyak, dan membuat sarang. Di dalam sarang terdapat seekor ratu (queen) yang berjenis kelamin betina, ratusan ribu lebah pekerja betina (workers), dan ratusan lebah pejantan (drones).

Dalam satu koloni, ratu dapat dikenali dengan mudah karena ukurannya paling besar di antara individu-individu lainnya. Sang ratu tugasnya kawin kemudian bertelur di dalam sarang. Pekerja yang jumlahnya sangat banyak tugasnya membersihkan sarang, memberi makan anakan lebah, mencari makan dan menjaga sarang dari gangguan hewan pemangsa. Lebah jantan tugasnya hanya mengawini ratu dan makan saja di dalam sarang. Lebah jantan akan diusir dari sarang oleh lebah pekerja setelah mengawini lebah ratu.

Beberapa orang menyebut lebah ini dengan sebutan lebah madu raksasa, ada juga yang menyebutnya dengan lebah madu hutan. Lebah ini memang berukuran paling besar di antara jenis lebah madu yang lain seperti Apis melliferaApis ceranaApis andreniformis dll. Ukurannya sekitar 2x lipat ukuran lebah madu yang biasa diternakkan.

Pohon-pohon dan tebing-tebing batu yang sangat tinggi menjadi pilihannya untuk membangun sebuah sarang. Sarang yang dibangun hanya satu sisir (single comb). Tidak seperti lebah madu lainnya yang membangun sarang dengan banyak sisir (combs). Sering ditemukan sarang berada pada ketinggian sekitar 20-30 m di atas permukaan tanah menggantung di cabang pohon atau menempel di tebing batu. Apabila didekati ukuran sarang sangat besar sekali. Diameter sarang bisa mencapai 0.5 – 2 m, sedangkan panjangnya sekitar 0.5 – 1 m.

Meskipun sering ditemukan bersarang di pohon-pohon yang tinggi, ada juga pencari madu yang menemukan lebah ini bersarang pada pohon-pohon rendah, bahkan sarangnya sampai akan menyentuh tanah. Kalaupun ditemukan di pohon-pohon rendah sarang terletak agak tersembunyi di antara semak-semak yang tumbuh tinggi. Pada saat musim hujan, lebah ini banyak ditemukan di hutan, alasannya karena pohon-pohon di hutan umumnya berbunga pada saat musim hujan. Sedangkan pada saat musim kemarau lebah ini sering ditemukan bersarang di pohon-pohon yang berada di dekat perkampungan, karena pohon-pohon yang umum ditemukan di perkampungan berbunga terus-menerus.

Lebah ini termasuk lebah migran, yaitu lebah yang melakukan migrasi atau berpindah-pindah tempat. Di Kebun Raya Bogor, berdasarkan penelitian, lebah-lebah ini mulai datang pada bulan Juni/Juli, kemudian menetap sampai sekitar bulan Februari/Maret, setelah bulan-bulan itu tidak ditemukan keberadaannya. Belum diketahui dengan jelas ke arah mana pindahnya lebah-lebah tersebut. Uniknya, lebah ini akan bersarang pada pohon yang pernah ditempati sebelumnya. Jadi bisa ditandai pohon-pohon yang pernah ditempati sarang sebelumnya.

Selain perilakunya yang unik, lebah merupakan serangga yang menguntungkan karena menghasilkan madu yang dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai obat. Madu yang dihasilkan oleh lebah madu raksasa ini paling banyak bila dibandingkan dengan lebah madu jenis lain.

Manfaat:

Menjaga kesehatan tubu

Keunikan, Mekanisme Kerja & Farmakologi:

– 100% madu hutan dari Lebah Apis Dorsata.

– Bebas bahan kimia, aman bagi kesehatan tubuh.

-Aman bagi penderita diabetes.

– Cukup konsumsi 1x sehari, dan rasakan manfaatnya.

Jenis-jenis Apis dorsata

 Sarang Apis dorsata
Sarang Apis dorsata

Menurut Michael S. Engel Apis dorsata dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:

Referensi

  1. ^ Michael S. Engel (1999). “The taxonomy of recent and fossil honey bees (Hymenoptera: Apidae: Apis)”. Journal of Hymenoptera Research8: 165–196.

Dosis dan Saran Penggunaan:

  • Minum Madu Apis Dorsata dalam keadaan perut kosong atau satu jam sebelum makan. Penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsinya setelah makan. Agar tidak merusak efektivitas antibakteri larutan madu, sebaiknya tidak diminum bersama air panas.
  • Mengatasi masalah pencernaan: 3x sehari 1-2 sendok makan.
  • Memelihara kesehatan dan stamina: 2x sehari 1-2 sendok makan.
  • Meningkatkan kesuburan: 2–3x sehari 1 sendok makan.

Referensi Ilmiah:

[1] Saeed Samarghandian, Tahereh Farkhondeh, and Fariborz Samini. Honey and Health: A Review of Recent Clinical Research. 2017;9(2): 121–127.

[2] Ajibola, et al. Nutraceutical values of natural honey and its contribution to human health and wealth. Nutrition & Metabolism. 2012; 9:61

 

Selengkapnya Mengenai Produk Madu Apis Silahkan Hubungi Cs kami Via TELP / WA / SMS