January 18, 2021

Bisnis Simpel Abad 21

Sehat dan Sejahtera

WA Skak Mat Closing

13 min read
WA Skak Mat Closing

Bismillah,

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Halo teman-teman yang ada digrup ini 😊

Mewakili seluruh tim dan para agen entrepreneurID, Saya ucapkan selamat datang ya di salah satu kulwa kami. 🙏

Saya sangat bersyukur karena kita dipertemukan di kesempatan ini.

Semoga materi kulwa Bisnis ini nanti bisa bermanfaat untuk bisnisnya teman-teman semua, aamiin.

WA Skak Mat Closing

Jadi kulwa ini dipersembahkan oleh entrepreneurID

Buat yang belum kenal entrepreneurID, kami adalah gerakan yang punya visi memberikan manfaat ke sesama pengusaha, khususnya pengusaha pemula.

Sampai saat ini entrepreneurID sudah memberikan edukasi ke lebih dari 70.000 orang, menyelenggarakan program pelatihan esklusif ke lebih dari 40.000 orang, dan memiliki jaringan Agen lebih dari 5.000 orang di seluruh Indonesia

Kami berharap bisa menghadirkan program-program yang bisa menjadi solusi ekonomi untuk semua kalangan.
Aamiin.

Salah satu program yang kami buat dan insyaAllah akan berlangsung rutin sampai beberapa waktu kedepan adalah Kuliah Gratis di WhatsApp seperti ini.

Jadi setiap bulan, kami akan mengadakan Kulwa untuk memberikan solusi praktis terhadap masalah yang dialami banyak orang
Dalam penyampaian materinya akan banyak tips rahasia, yang mungkin jarang dibahas secara umum.
Bahkan tipsnya cenderung premium. Hanya bisa didapat setelah membaca banyak buku, belajar ke banyak guru, dan ikut banyak program pengembangan diri.

Selain isi kulwa yang bermanfaat, perlu teman-teman ketahui bahwa sebelum kulwa dimulai akan ada Pre Materi dan bonus-bonus seperti Ebook serta Video untuk menambah wawasan peserta.

Jadi ikut Kulwa entrepreneurID tidak hanya dapat ilmu saat kulwa saja, tapi kalau masuk grup lebih awal bisa belajar banyak hal.

Dan untuk yang mau selalu dapat info tentang Kulwa Gratis ini.
Maka teman-teman bisa daftar sebagai “Waiting List Kulwa”

 

Mereka yang terdaftar sebagai waiting list akan selalu dapat info saat kami mengadakan kulwa dan berkesempatan masuk grup lebih awal yang artinya bisa belajar banyak hal.

Untuk kulwa kali ini, judulnya adalah WHATSAPP SKAK MAT CLOSING

Kulwa akan diisi oleh Mas Joko.

Di entrepreneurID, Mas Joko posisinya sebagai Chief Operasional Bisnis, Content Creator, dan sekaligus Mentor Agen entrepreneurID.

Nah, sebentar lagi Mas Joko akan memberikan tips bagaimana membuat calon pembeli yang sudah tertarik gak nunda-nunda transfer di WA.

Untuk peraturan kulwa sendiri, silahkan simak poin-poin ini ya.

1. Saat sesi pemberian materi berlangsung, Grup akan disetting “Only Admins” agar pemberian materinya maksimal. Jadi hanya tim entrepreneurID pusat yang bisa chat di grup.
2. Setelah materi selesai, peserta diperbolehkan bertanya jika punya pertanyaan.
3. Untuk mengajukan pertanyaan, jangan ditanyakan di Grup karena grup bisa tidak kondusif. Sebagai gantinya, jika ingin bertanya kumpul pertanyaannya di 👉 bit.ly/TanyaKulwa-eID
4. Agar waktu efektif, maka tim akan memilih 7 pertanyaan saja untuk dijawab setelah kulwa.
5. Pertanyaan sisanya akan dijawab H+3 dari kulwa lewat bentuk pdf. Dan akan dibagikan ke para peserta nanti. Jadi jangan sungkan untuk bertanya ya dan tetap di grup agar dapat jawaban dari pertanyaannya.
6. Settingan grup akan diubah jadi Mode diskusi selama 1 jam setelah sesi kulwa selesai. Dan setelah itu kembali ke Mode Only Admins agar materi kulwanya tidak terlalu tenggelam.

Kalau semua sudah cukup jelas, tanpa menunggu lagi kita mulai ya materinya. 😊

Silahkan Mas Joko dimulai kulwanya.

Bismillah,

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Halo teman-teman yang ada digrup ini 😊

Mewakili seluruh tim dan para agen entrepreneurID, Saya ucapkan selamat datang ya di salah satu kulwa kami. 🙏

Saya sangat bersyukur karena kita dipertemukan di kesempatan ini.

Semoga materi kulwa ini nanti bisa bermanfaat untuk bisnisnya teman-teman semua, aamiin.

Seperti yang kita sama-sama tau kalau kulwa kali ini judulnya adalah WHATSAPP SKAK MAT CLOSING

Jadi sebentar lagi, Saya akan share bagaimana cara membuat calon pembeli yang sudah tertarik, bisa segera transfer tanpa nunda-nunda di WA.

Wah materinya bakal berguna banget nih saat dipakai jualan nanti.

Iya kan? 😉

Tapi sebelum kita masuk ke kulwanya, sedikit info buat teman-teman kalau kulwa ini diikuti oleh lebih dari 14.000 orang di grup-grup yang berbeda.

Karena itu, jika teman-teman punya pertanyaan tentang kulwa kali ini, silahkan kumpulkan pertanyaan itu disini 👉 bit.ly/TanyaKulwa-eID

Teman-teman boleh tanya segala hal yang berhubungan dengan closing di WA.

7 Pertanyaan akan kami jawab malam ini.
Dan pertanyaan lainnya, akan kami jawab sekaligus lewat file pdf dan akan dibagikan mulai hari Rabu.

Jadi silahkan bertanya lewat link barusan ya ✍️

Sekarang, supaya menghemat waktu Saya masuk ke materi ya 😊

Jujur saja sebenarnya apa yang akan dibagikan di Kulwa ini adalah Rahasia Dapur dari tim entrepreneurID.

Kami sudah lama banget pakai WA, bahkan kami juga menemani banyak orang membangun bisnisnya lewat WA.

Atas ijin Allah, beberapa orang dari mereka berhasil
– Dapat 1.000 reseller dari WA selama 3 bulan
– Tembus Omzet 2 Miliar dari WA dalam waktu 16 bulan, dan
– Berhasil closing 100 juta cash dalam 1 kali broadcast di WA

MasyaAllah 🥰

Kami sendiri pun, Alhamdulillah sering
– Dapat 1.000 kontak WA baru dalam 1 hari
– Dapat 1.000 respon dari 1 kali broadcast
– Dapat 1.000 transaksi dalam 1 minggu

Dan kalau bicara tentang jumlah closing terakhir.
Dalam 21 hari promosi, angkanya seperti ini

2.000 orang yang tertarik, 1.400++ orang transfer
4.000 orang yang tertarik, 2.800++ orang transfer
4.300 orang yang tertarik, 3.100++ orang transfer

Ya, total ada 7.300 transaksi lebih.
Barakallah. 🙏

Dan mayoritas itu semua terjadi lewat WA.

Benar, aplikasi yang saat ini sedang kita pakai.

Potensi WA memang sangat besar sekali.

Karena itu, sebagai rasa syukur kami.
Sekarang Saya akan coba bagikan salah satu strategi yang sering kami pakai ya di kulwa ini.

Yaitu tentang strategi closing. 🙂

Jadi closing adalah saat dimana kita bisa membuat prospek tertarik, kemudian benar-benar transfer.

Nah kalau mau lancar closingnya, maka ada 2 hal yang harus kita pahami.
Pertama yaitu Konsepnya.
Kedua yaitu Cara praktiknya.

Saya akan jelaskan dari yang pertama dulu.
Yaitu tentang konsep. 🤔

Pada dasarnya TRANSAKSI ITU TIDAK TERJADI SECARA TIBA-TIBA

Ya, bisnis kita tidak bisa tiba-tiba dapat pembeli begitu saja.
Kita perlu serangkaian usaha, supaya bisnis kita mencetak penjualan.

Begitu pun juga untuk membuat calon pembeli mau transfer tanpa nunda-nunda.
Itu pun juga ada usahanya.

Ada yang namanya “FAKTOR WHY” alias syarat-syarat yang harus kita penuhi, kalau kita ingin calon pembeli gak nunda-nunda transfer.

Dan ternyata, dari pengalaman kami ada 3 HAL yang membuat calon pembeli mau transfer tanpa menunda.

Ya, penuhi 3 hal ini insyaAllah akan lebih sering dapat transferannya.
Sebaliknya, biasanya calon pembeli nunda transfer itu karena salah satu dari 3 syaratnya gak terpenuhi. 🙄

Memang apa aja syaratnya?? Teman-teman boleh catat ya. ✍️😊

3 Syarat itu adalah P.P.B

Iya, bukan PBB, bukan juga PSBB, hehe
Tapi PPB, jangan sampai salah ya. 😆

PBB adalah
P = Penjualnya
P = Penawarannya
B = Batasannya

Inilah 3 syarat yang membuat calon pembeli mau transaksi tanpa menunda.

Saya akan jelaskan tiap-tiap poinnya. Dimulai dari Penjualnya.

Teman-teman perlu ingat bahwa dalam jual beli online, calon pembeli itu punya banyak sekali pilihan.

Untuk mendapatkan produk yang kita jual, sebenarnya mereka bisa dapat di penjual lainnya. 😬

Karena itu, syarat pertama yang sebenarnya membuat calon pembeli gak nunda transfer adalah karena mereka NYAMAN dengan penjualnya.

Mereka kenal, suka, percaya dengan penjualnya, jadinya mereka menyegerakan transfer.

Jadi, buat yang ingin calon pembelinya segera transfer, jadilah penjual seperti itu

Caranya?

Rumusnya : Interaksi – Bukti – Garansi

Interaksi = Berikan manfaat sering-sering ke calon pembeli jalin hubungan dengan mereka
Bukti = Tunjukan testimoni atau ceritakan pengalaman positif dari konsumen sebelumnya
Garansi = Berikan rasa aman, berikan jaminan, service mereka bahkan sebelum mereka transaksi

Ya, jadilah penjual yang disukai oleh calon pembeli.
Dengan begitu, calon pembeli pun gak sampai hati menggantung-gantukan transaksi kita, hehe
❤️

Syarat kedua adalah penawarannya.

Ingat selalu ya bahwa pada dasarnya pembeli itu BUKAN MEMBELI PRODUK kita.

Mereka tidak peduli dengan apa yang kita tawarkan, sampai yang kita tawarkan adalah
– Hal yang mereka butuhkan
– Hal yang mereka inginkan, atau
– Hal yang akan menyelesaikan masalah mereka

Nah selama ini coba koreksi.
Sudahkan kita menawarakan itu?
Atau kita hanya menawarkan produk saja? 🙄

Pembeli tidak membeli produk/jasa kita.
Yang mereka cari sebenarnya adalah . . .
Mereka ingin kebutuhannya terpenuhi.
Mereka ingin keinginannya tertunaikan.
Mereka ingin masalahnya selesai.

Pertanyaannya, bisa gak produk kita memberikan salah satu dari 3 hal itu?

Kalau bisa, insyaAllah mereka gak akan nunda-nunda transfer deh.
Karena yang kita tawarkan adalah yang memang mereka cari-cari. 🙂

Dan syarat terakhir adalah batasan.

Pokoknya, selama ada kesempatan nunda, maka akan banyak sekali yang nunda transaksi. 😅

Nah banyak penjual hanya sekedar promosi tapi gak memberikan batasan yang jelas.
Karena gak ada batasannya, calon pembeli gak merasa harus transfer cepat-cepat.

Akhirnya, mereka kehilangan minat dengan produk kita, dan gak jadi dapat transferan deh. 😂

Solusinya,
Pastikan setiap teman-teman jualan selalu ada batasan yang kuat dan jelas.

Bisa dengan cara ini
1. Promo harga hemat waktu terbatas
2. Batas waktu invoice hanya sampai beberapa hari saja
3. Kalau produknya dibawah 30 pcs, sebutkan jumlah stock yang tersisa
4. Esklusifitas produk, gak dibuat lagi, produksi terakhir
5. Bonus untuk pembeli tercepat

Ingat ya.
Selama ada kesempatan nunda, pasti akan ada yang nunda-nunda, hehe 😆 Itulah 3 hal yang sebenarnya membuat calon pembeli gak nunda-nunda transfer.
Penjualnya bisa dipercaya, Penawarannya memang dibutuhkan, dan ada Batasan yang jelas.

Kalau kurang 1 saja, maka kurang ampuh khasiatnya, hehe.
Karena itu wajib memenuhi tiga-tiganya.

Salah satu alumni program kami setiap jualan selalu menggunakan konsep ini, dan hasilnya orang tersebut bisa closing setiap hari. 👍

Itu pembahasan dari segi konsep yang bisa dipraktikan dibisnis apapun, sekarang kita masuk ke praktik closing di WA. 😊

Jadi strategi closing itu baru kita pakai setelah promosi.

Ya, setelah kita kirim pesan promosi, atau setelah kita upload status promosi di WA, atau jika ada yang mengubungi kontak WA kita dan membahas tentang apa yang kita jual, maka gunakanlah strategi ini ya teman-teman.
😊

Strategi ini sebenarnya adalah salah satu materi dari program kami yang namanya wa master closing

Buat yang mau belajar ilmu jualan di WA yang komplit, maka boleh banget belajar disana. ☝️
Karena didalamnya, kami bahas semua strategi jualan di WA.

Seperti cara tambah kontak WA calon pembeli non stop,
Gimana supaya pesan promosi di WA gak dicueki prospek,
Rumus mudah nulis pesan promosi di WA yang gak banyak orang tau,
Termasuk strategi closing di WA.

Dan sekarang kami akan bagikan strategi closingnya di kulwa ini. 😇

Jadi teman-teman, pada dasarnya kalau sampai calon pembeli chat WA kita lalu menyinggung tentang produk, maka kita bisa bedakan mereka menjadi 2 kategori.

Kategori pertama adalah
Mereka yang menunjukan Buying Signal 😍

Dan kategori kedua adalah
Mereka yang menunjukan Interesting Signal 🤩

2 kategori ini, perlu penanganan berbeda agar ujungnya adalah closing.

🤫

Calon pembeli yang masuk kategori Buying Signal adalah mereka yang SUDAH PAHAM MANFAAT PRODUK dan siap membeli produk kita.

Mereka menghubungi karena sudah paham dengan isi penawarannya dan setuju dengan harganya.

Ciri-ciri mereka adalah chat seperti ini 👇
– “Saya mau pesan”
– “Saya mau daftar”
– “Transfer kemana?”
– “Boleh minta nomor rekening?”

Ya, kalau teman-teman dapat chat seperti itu, maka lakukan ini ya.

Langsung MINTA DATANYA

Teman-teman bisa katakan

Baik (sebut namanya), silahkan isi data ini dulu ya sebelum lanjut ke prosedur berikutnya

Nama :
Alamat lengkap :
Nomor yang bisa dihubungi :

Boleh langsung diisi dan tolong jangan ketinggalan satu datapun ya, karena data diatas untuk pengiriman produk. 😊

Ya, jadi minta data dulu.
Kenapa minta data dulu?

Ini akan memberikan pengaruh di alam bawah sadar calon pembeli.
Mereka yang sudah isi data, akan merasa sungkan kalau gak transfer, hehe. 😁

Rumus kalimatnya adalah
Minta data + kenapa harus isi data sekarang

Misal harus isi data sekarang untuk kelengkapan administrasi, atau supaya bonus gak hilang, atau supaya dapat potongan harga, dan lain-lain. 👍

Setelah prospek membalas dengan data mereka, barulah kita arahkan mereka untuk transfer.

Untuk transfer setelah isi data ada rumusnya sendiri.
Rumusnya yaitu V.C.L.E
Alias singkatan dari Value + Conviction + Limit+ Embedded Question

Jadi setelah isi data, berikan kalimat yang isinya
✅ Value = Penjelasan ulang tentang manfaat atau penawaran
✅ Conviction = Kalimat yang meyakinkan prospek agar segera transfer
✅ Limit = Perjelas batasan
✅ Embedded Question = Pertanyaan yang mengarahkan secara samar

Contohnya seperti ini 👇

Oke ukhti, datanya sudah kami simpan ya 😊

Jadi pesanannya Gamis Khadijah
Warna : Dusty Pink
Spesifikasi
Bahan : Mosscrepe
Zipper depan (Busui friendly)
Tali pinggang dapat dilepas
Variasi manset terbaru berbentuk pita
Variasi kombinasi dan bentuk scallop pada bagian bawah rok gamis

Price normal : Rp. 211.000
Price selama promo : Rp. 141.000
Dengan ongkir pengiriman : Rp. 30.000
Jadi total semuanya Rp. 171.000 ya

Silahkan transfer sesuai nominal ke rekening ini ya
(Nomor Rekening)
Atas nama : (Nama Rekening)

Untuk promonya hanya berlaku di minggu ini saja.
Dan invoice pemesanan di toko kami hanya berlaku 2×24 jam.

Lewat dari waktu belum konfirmasi transfer, maka dianggap membatalkan pesanan.

Kalau boleh tau, rencananya mau transfer kapan ukhti?
Nanti Saya standby 😊

Setelah begitu, tinggal ditungguin deh.

Kalau langsung transfer, proses transaksinya.
Kalau gak juga transfer, dekat-dekat batasan berakhir, follow up aja.

Kebayang kan?
😊👍

Sekarang kita akan bahas kategori kedua.

Berikutnya adalah Interesting Signal.
Mereka adalah calon pembeli yang tertarik dengan penawaran kita, tapi ada hal-hal yang tidak mereka pahami tentang isi penawaran kita.

Ciri-ciri mereka, adalah chat seperti ini
– “Saya mau infonya”
– “Boleh tanya dulu?”
– “Promonya sampai kapan?”
– “Berapa harganya?”
– “Itu maksudnya apa?”

Nah, jika ada yang begini jangan suruh isi data.
Pasti gak akan diisi 😂

Karena cara closingnya, berbeda dengan kategori pertama.

Jika teman-teman dapat chat seperti itu, maka yang bisa melakukan chat dengan rumus Konfirmasi+ Edukasi Manfaat + Penawaran
Jadi gali seberapa butuh calon pembeli dengan produk/jasa yang kita tawarkan, ditambah berikan penjelasan yang menarik tentang penawaran kita.

Contohnya

“Lagi butuh make up remover ya kak?

Ini pembersih make up dengan kandungan Habbatus Sauda dan Micellar Technology.
Manfaatnya membersihkan riasan wajah serta debu kotoran dengan mudah.
Selain itu juga membantu menjaga kelembaban dan membantu memelihara elastisitas kulit.

Untuk ukuran 100 ml, hanya 45ribu.
Kebetulan kalau pesan saat ini ada promo gratis ongkir.” 😊

Nah seperti itu ya teman-teman.

Dan supaya hasilnya semakin baik, maka bisa tambahkan efek visual.
Seperti gambar produk atau gambar penawaran atau bahkan testimoni konsumen sebelumnya.
Buat apa?

Karena gambar, itu diakses lebih cepat oleh otak kita.

Jadi dengan memberikan gambar, maka itu membuat penawaran kita mudah diingat oleh calon pembeli. 😊

Dengan cara ini, maka calon pembeli yang memang butuh produknya akan merespon positif.
Dan kalau mereka melakukan itu, maka artinya mereka sudah paham dan siap transfer.

Jika begitu, maka lanjutannya lakukan seperti sekenario pertama.
Yaitu minta data dulu, baru arahkan untuk transfer, hehe.

Bisa dibayangkan ya? 😁

Nah nanti, saat teman-teman mempraktikan materi ini, teman-teman juga akan menemukan respon yang berbagai macam dari calon pembelinya.
Contohnya misal, protes harganya terlalu mahal, tanya suami dulu, ATM jauh, transfer tunggu gajian, dan lain-lain, hehe.
Ini namanya adalah KEBERATAN alias Objection.

Lalu bagaimana cara menggiring prospek yang seperti ini agar closing?

Caranya adalah dengan mempersiapkan jawaban dari setiap keberatan.
Pada dasarnya, keberatan calon pembeli itu berulang-ulang.

Nah dari keberatan yang berulang-ulang itu, teman-teman pelajari dan siapkan jawaban yang mengarahkan calon pembeli supaya terbuka pikirannya agar mau transfer.
🙂

Biasanya ada 3 keberatan yang sering muncul.

Keberatan pertama
Sudah tertarik, tapi gak cocok dengan harga

Ciri-cirinya nyeplos seperti ini
– “Wah mahalnya”
– “Gak bisa kurang?”
– “Ongkirnya gak bisa gratis aja?”
– “Saya pikir harganya (nominal lebih murah)”

Untuk yang keberatan dengan harga, kita bisa jawab dengan seperti ini

“Kalau dibandingkan dengan manfaatnya, sebenarnya harganya sudah pas. Bisa pertimbangkan lagi karena penawarannya juga terbatas. 🙂”

Keberatan kedua adalah Sudah tertarik, tapi masih ragu

Ciri-cirinya chat seperti ini
– “Hm. . . “
– “Ada buktinya gak?”
– “Apa garansinya?”

Untuk keberatan ini, kita bisa jawab dengan

“Ini Saya ijin berikan testimoni dari konsumen sebelumnya ya. Bisa dilihat kata mereka yang sudah merasakan manfaatnya langsung. 🙂”

Kalau bisa, saat kasih testimoni.
Kasih aja 5 bahkan 10 testimoni sekaligus biar keraguannya rontok, hehe

Dan keberatan yang umum terakhir adalah sudah tertarik, tapi butuh mikir ulang

Ciri-cirinya
– “Saya tanya suami dulu ya”
– “Nanti Saya hubungi lagi deh”

Yang begini, kita harus berikan batasan yang tegas, hehe.

Contohnya

“Baik mba, Saya tunggu kabarnya sampai besok ya
Karena stock kami terbatas.”

Intinya, dari pengalaman yang sudah-sudah, coba tuliskan keberatan calon pembeli yang sering muncul.
Nah, teman-teman persiapkan jawaban dari keberatan itu. 😊

Seringnya, untuk menanggapi keberatan seperti barusan para penjual responnya spontan.
Akhirnya yang awalnya tertarik, jadi kabur.
Karena itu, dipersiapkan dulu jawabannya, begitu muncul keberatannya.
Tinggal keluarkan contekannya, hehe. 🤭

Begitu ya tentang strategi closing di WA.

Jadi cara mengarahkan calon pembeli agar segera transfer di WA itu berdasarkan respon dari calon pembelinya.

Kalau tertarik, minta datanya, lalu setelah itu arahkan untuk transfer.
Kalau perlu edukasi, konfirmasi dan edukasi dulu.
Dan kalau sekenarionya diluar itu, maka persiapkan jawabannya.

Silahkan berlatih dengan cara closing ini ya.
Dengan sering-sering berlatih, insyaAllah hasil closingan di WA teman-teman akan berubah.

Menutup kulwa kali ini, Saya ingin sampaikan bahwa dalam urusan closing.

Allah yang punya kuasa mutlak.
Karena Allah yang bolak balik hati manusia.

Tugas kita adalah usaha.
Kalaupun setelah usaha hasilnya gak closing juga, maka yakin saja.
Allah sudah siapkan rezeki pengganti yang lebih baik.

Karena, pada dasarnya bukan jualan yang mencukupi hidup kita.
Tapi Allah yang mencukupi.
Benar kan?
😊

Begitu ya materi kulwa kali ini.

Oke teman-teman, Kami sudah pilih 7 pertanyaan.

Ini ya pertanyaan terpilihnya ya

Pertanyaan #1
Bagaimana caranya agar jualannya banyak diminati?

Pertanyaan #2
Bagaimana cara mengatasi customer yang tidak jadi membeli karena ongkir lebih besar dari harga produk?

Pertanyaan #4
Pertanyaan Saya hanya satu , adakah keahlian khusus yang harus dimiliki sebagai seorang marketer produk?

Pertanyaan #5
Sama gak kita jualan produk sama dengan jualan property ,seperti tanah kavling ,perumahan.

Pertanyaan #6
Bagaimana agar bisa memaksimalkan dalam jualan via WA

Pertanyaan #7
Bagaimana cara mendapatkan kontak WA?

Silahkan boleh langsung dijawab Mas Joko 😊

Jawaban #1

Kalau ingin jualan laris manis, prinsipnya hanya 2.
Jualan ke banyak orang
atau jualannya dibantu banyak orang alias pakai reseller.

Jadi kalau ingin jualan di WAnya laris manis.
Harus punya kontak WA calon pembeli yang banyak.
Atau WA bisnisnya di program untuk mendapatkan banyak reseller.

Jawaban #2

Diingatkan ulang manfaat dari produknya.
Atau diedukasi ulang. Katakan kalau beli diluar waktu promo, bisa keluar biaya lebih mahal.

Kalau ada calon pembeli masih mempermasalahkan harga, artinya calon pembeli tersebut tidak benar-benar paham dengan manfaat produknya.
Karena itu alihkan fokus calon pembeli tersebut ke manfaat.

Jawaban #3

Beda brand asal target pasarnya sama bisa koq dijual dalam 1 media.
Contohnya target pasar wanita muslimah
Yang dijual disana sesuatu yang dibutuhkan mereka.
Contohnya gamis, buku fiqih wanita, skin care halal

Produk dan brandnya beda-beda, tapi target pasarnya sama.

Yang gak boleh, media sama, sementara target pasar berbeda.
Contoh : Jualan di WA Property sekaligus produk fashion, ini target pasarnya beda.

Jawaban #4

Ada.
2 Skill yang harus dimiliki seorang marketer adalah
1. Cara mengumpulkan banyak calon pembeli (Traffic Mastery, seperti organic traffic, paid traffic, event)
2. Skill marketing (Ngubah calon pembeli yang sudah datang dari gak kenal produk, sampai jadi pelanggan loyal)

Jawaban #5

Secara prinsip sama.
Secara eksekusi beda.

Prinsip yang sama yaitu membuat calon pembeli percaya dengan marketernya.

Salah satu bedanya,
Kalau membuat seseorang beli property, butuh waktu lebih panjang daripada buat seseorang beli produk yang lebih murah.

Yang harus dilakukan adalah marketernya harus bisa membayangkan proses pengambilan keputusan konsumen, dari mulai mereka mencari property sampai ke tahap membeli. Lalu membuat strategi berdasarkan proses tersebut.

Jawaban #6

Jika ingin panen transaksi di WA, ikuti aja tahap-tahap di wamasterclosing.com

Kalau sudah punya akunnya, login disana, lalu pelajari materinya secara berurutan.
Disana diterangkan secara lengkap.

Intinya, kalau kita mau mudah dapat pembeli di WA, harus penuhi 5 syarat.
yaitu
1. Jumlah Kontak WA harus banyak
2. Ada program interaksi dari bisnis kita
3. Punya Offer yang cantik sehingga calon pembeli sulit menolak
4. Kuasai skill nulis iklan untuk promosi di WA
5. Ahli di staretgi closing.

Biasanya yang jualan di WA bermasalah, karena kurang salah satu dari 5 hal itu.
Solusinya sudah dijabarkan lengkap di wamasterclosing.com

Jawaban #7

Secara garis besar ada 4 tahap

Pertama, harus tau siapa kontak yang mau kita kumpulkan.
Caranya lakukan profiling target pasar.
Jabarkan dengan lengkap siapa orang-orang yang sebenarnya kita cari
Dengan melakukan profiling, kita akan tau dimana tempat untuk menemukan mereka.

Kedua, buat penawaran untuk menarik mereka datang ke WA kita.
Penawaran ini paling nggak harus bisa menyelesaikan salah satu masalah target pasar atau memberikan 1 hal yang dibutuhkan target pasar.

Contoh
– Ebook berisi solusi utk masalah target pasar diberikan secara gratis
– Potongan harga spesial untuk yang transaksi di WA

Ketiga, sebar penawarannya
Bisa dengan cara gratisan
Cara berbayar
Atau tawarkan di Event2 yang dikunjungi target pasar

Keempat, buat penawaran yang berbeda. Lalu ulangi prosesnya.

Dengan cara ini, maka kita akan dapat kontak WA dari calon pembeli. 😊
Oke, sudah 7 pertanyaan.

Yang lainnya bisa dipelajari juga :

Jangan Lewatkan yang ini :