April 25, 2026

Suplemen Herbal Kesehatan

Produk Suplemen Herbal

Astagen 12 Antioksidant

Astagen 12 Antioksidant


 

Astagen 12 Antioksidant

Radikal bebas adalah: Senyawa kimia yang berisi elektron tidak berpasangan, yang terbentuk sebagai hasil sampingan proses metabolisme normal yang melibatkan oksigen
Tubuh manusia dapat menghasilkan sendiri Antioksidan, namun pada tingkat tertentu, tidak dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Peran Astaxanthin Dalam Menangani Penyakit Saraf:
• Astaxanthin merupakan antioksidan dan anti-radang
• Astaxanthin dihasilkan oleh mikroorganisme laut, seperti ganggang, bakteri sehingga sering ditemukan pada salmon dan udang
• Astaxanthin paling tinggi kadarnya yang berasal dari haematococcus pluvialis
• Penyakit saraf sering disebabkan radang dan radikal bebas, sehingga membutuhkan antioksidan dan anti-radang untuk mencegah dan mengobatinya
• Otak memiliki pembuluh darah yang banyak, konsumsi oksigen yang tinggi, tetapi kemampuan antioksidan yang rendah
• Alzheimer disebabkan karena adanya stress oksidatif yang menyebabkan akumulasi protein dan kematian sel otak.
• Penelitian menunjukkan Astaxanthin dapat memberikan efek proteksi yang mencegah kematian sel otak.
 
Kesimpulan:
• Astaxanthin bekerja sebagai antiinflamasi di sel saraf, sehingga dapat mengurangi nyeri neuropati
• Astaxanthin dapat mengurangi pembengkakan otak pada trauma otak
• Astaxanthin sebagai antioksidan dan anti radang untuk mencegah dan mengobati penyakit syaraf.
Jadi Konsumsi ASTA-GEN 12mg per hari selama 3 bulan untuk Anda serta seluruh keluarga dan Rasakan Keajaibannya!
Astaxanthin sering disebut sebagai Raja Karotenoid karena reputasinya sebagai salah satu antioksidan paling kuat yang dapat ditemukan di alam.
Zat ini sangat penting karena tidak pernah berubah menjadi pro-oksidan. Artinya, zat ini tidak akan pernah menyebabkan terjadinya oksidasi yang merusak tubuh, sekaligus menjadikannya zat dengan manfaat dan kinerja yang sempurna bagi kesehatan.
Astaxanthin yang cocok dan aman untuk dikonsumsi manusia adalah yang berasal dari tumbuhan ganggang Haematococcus pluvialis.
Manfaat mengonsumsi Astaxanthin setiap hari:

• Menolong penderita diabetes, penyakit jantung koroner, hipertensi, kolestrol tinggi.
• Membantu memperbaiki sel jantung, kerusakan otak akibat stroke, menurunkan risiko alzheimer, meningkatkan kesuburan pria dan wanita, meredakan gejala pramenopause pada wanita, menjaga kesehatan usus dan pencernaan, serta memelihara kecantikan kulit.
• Dalam beberapa kasus, astaxanthin juga bantu mempercepat penyembuhan penyakit kronis seperti liver, perlemakan hati, kanker—terutama yang berhubungan dengan kanker payudara.
Idealnya, orang dewasa dapat mengonsumsi 12 mg Astaxanthin per hari, sementara anak-anak dan remaja mengonsumsi 4 mg hingga 8 mg per hari.
Anda juga dapat mengonsumsi Astaxanthin setiap hari sebagai bagian dari gaya hidup.
Keunggulan Asta-Gen:

• Memperbaiki kesehatan jantung dan pembuluh darah termasuk meningkatkan sirkulasi kapiler serta meningkatkan profl lipid darah.5
• Meningkatkan kemampuan saraf , otak dan mental, termasuk meningkatkan respons pembelajaran, memori dan mengatasi alzheimer, demensia dan menurunkan risiko terkena stroke!5
• Baik untuk mengatasi masalah ginjal dan penyakit dalam.
• Mengatasi masalah pencernaan dan terapi bagi pasien dyspepsia.
• Meningkatkan daya tahan otot.6
• Meningkatkan kilau alami kulit sekaligus mengatasi keriput di wajah.1
 
 

Astagen 12 Antioksidant
Astagen 12 Antioksidant

Dosis & Saran Penggunaan:  2 kapsul @ 4mg setelah makan:

Kecantikan kulit, daya tahan tubuh, stamina &  kebugaran dan mata lelah.
1 kapsul @ 12mg setelah makan:
Gangguan pencernaan (maag, asam lambung, sembelit dan nyeri perut), gejala perimenopause dan kesuburan pria atau wanita.
2 kapsul @ 12mg setelah makan:
Kesehatan jantung, stroke, alzeimer, diabetes, dan kanker payudara.
 
ZAT AJAIB BERNAMA ASTAXANTHIN
Referensi Ilmiah:
1. Daniar Kusumawati, dkk., Aplikasi Astaxanthin dari Haematococcus pada Benih Kerapu Sunu (Plectropomus leopardus) terhadap Total
Karotenoid dan Profl Darah, Media Akuakultur, 2019.
2. Mónika Sztretye, dkk., Astaxanthin: A Potential Mitochondrial-Targeted Antioxidant Treatment in Diseases and with Aging, Oxidative Medicine and Cellular Longevity, 2019.
3. Christian Galasso, dkk., On the Neuroprotective Role of Astaxanthin: New Perspectives?, MDPI, 2018.
4. Li Zhang and Handong Wang, Multiple Mechanisms of Anti-Cancer Effects Exerted by Astaxanthin, Marine Drugs, 2015.
5. Sergio Davinelli, dkk., Astaxanthin in Skin Health, Repair and Disease: A Comprehensive Review, Nutrients, 2018.
6. Jui-Tung Chena, Kazuhiko Kotanib, Astaxanthin as a Potential Protector of Liver Function: A Review, J Clin Med Res, 2016;8(10):701– 704. 
7. Ranga Rao Ambati, dkk., Astaxanthin: Sources, Extraction, Stability, Biological Activities and Its Commercial Applications—A Review,Marine Drugs, 2014.
 

Untuk Pemesanan Silahkan Hubungi 

 

 

TERIMA KASIH | Newsphere by AF themes.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.