June 26, 2022

Blog Vlog T81

Channel Berbagi Pengalaman

Apa Itu Toksin ?

5 min read

Apa Itu Toksin ??

 

 

Pernah gak sih terpikirkan kalau apa-apa yang kita konsumsi itu sedikit banyaknya mengandung racun? Baik yang tidak disengaja ataupun sengaja dengan penuh kesadaran.

 

Ya, setiap sesuatu yang masuk ke tubuh manusia selalu meninggalkan sisa-sisa bahan yang beracun. Hal ini erat kaitannya dengan makna dari toksin, langsung simak ulasan lengkapnya berikut ini.

 

Apa Itu Toksin?

Toksin sendiri merupakan sebuah zat racun, yang mana zat ini dibentuk serta dikeluarkan oleh organisme. Zat beracun ini dapat menimbulkan kerusakan radikal dalam struktur atau faal, yaitu yang merusak kehidupan organisme yang terdapat pada satu bagian.
.
.
Toksin adalah racun yang berasal dari tumbuhan atau hewan. Racun ini utamanya dihasilkan atau berasal dari mikroorganisme. Jika terserap, terhirup, atau tertelan, toksin bisa menyebabkan penyakit atau gangguan kesehatan pada manusia.

Jenis-jenis toksin

 

Setiap toksin memiliki tingkat bahaya yang berbeda. toksin yang paling berbahaya dapat menyebabkan kematian. Racun ini tidak mengancam bagi organisme penghasilnya, tapi berbahaya bagi organisme lain yang terpapar, termasuk manusia.

 

Jenis toksin berdasarkan caranya dihasilkan

Toksin dapat diklasfikasikan menjadi dua berdasarkan caranya dihasilkan. Berikut adalah kedua jenis toksin yang dimaksud:

1. Eksotoksin

Eksotoksin adalah jenis toksin yang dikeluarkan oleh makhluk hidup, misalnya bufotoksin yang dihasilkan katak tebu.

2. Endotoksin

Endotoksin adalah jenis toksin yang secara struktural merupakan bagian dari bakteri. Salah satu contohnya adalah botulinum dari bakteri Clostridium botulinum yang terkandung pada madu.

Jenis toksin berdasarkan bagian tubuh paling terdampak

Selain itu, toksin juga dapat diklasifikasikan menurut bagian tubuh korban yang terdampak paling kuat oleh efek toksin. Berdasarkan dampaknya pada bagian tubuh, klasifikasi toksin adalah:

1. Hemotoksin

Hemotoksin adalah jenis toksin yang dapat menghancurkan sel darah merah dan menyebabkan kerusakan jaringan secara umum. toksin ini umumnya ditemukan pada beberapa jenis ular berbisa.

2. Fototoksin

Fototoksin adalah jenis toksin yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang rentan. Contoh fototoksin adalah alpha-terthienyl yang ditemukan pada tanaman marigold.

3. Nekrotoksin

Nekrotoksin dapat menghancurkan setiap sel yang bersentuhan dengannya dan menyebabkan kerusakan jaringan secara umum. Contoh nekrotoksin adalah necrotizing fasciitis dari bakteri pemakan daging.

4. Neurotoksin

Neurotoksin adalah jenis toksin yang dapat memengaruhi sistem saraf organisme. Contoh neurotoksin adalah tetrodotoksin yang ditemukan pada ikan buntal dan beberapa siput laut insang abu-abu.

Jenis toksin alami pada makanan

WHO mengklasifikasikan beberapa toksin alami yang bersumber dari hewan atau tumbuhan yang dikonsumsi manusia. Berikut adalah klasifikasi dari jenis toksin ini:

1. Biotoksin akuatik

Biotoksin akuatik adalah toksin yang dihasilkan oleh alga di laut dan air tawar. Kerang, tiram, dan ikan yang memakan alga penghasil toksin ini dapat menyebabkan manusia terpapar secara tidak langsung.

2. Glikosida sianogenik

Glikosida sianogenik adalah jenis fitotoksin yang dihasilkan tumbuhan, di mana sebagiannya mungkin dikonsumsi manusia. Singkong dan almond merupakan contoh makanan yang mengandung toksin tersebut.

3. Furocoumarins

Furocoumarins merupakan racun yang dihasilkan tumbuhan saat mengalami stres, terutama karena kerusakan fisik. Toksin ini terdapat pada banyak tumbuhan, di antaranya lobak, seledri, tanaman jeruk, dan beberapa tanaman herbal.

4. Lektin

Lektin adalah jenis racun yang banyak ditemukan pada kacang-kacangan. Kacang merah memiliki konsentrasi terbesar dari toksin ini.

5. Mikotoksin

Mitotoksin adalah jenis toksin yang dihasilkan jamur atau ragi. Jamur ini dapat tumbuh pada makanan-makanan tertentu yang disimpan dalam kondisi lembap, seperti sereal, buah kering, kacang-kacangan, dan rempah-rempah.

6. Solanine dan chaconines

Solanine dan chaconines merupakan jenis toksin yang dapat ditemukan pada tumbuhan suku terung-terungan, seperti tomat, kentang, dan terung.

7. Jamur beracun

Sejumlah jenis jamur liar dapat menghasilkan toksin, misalnya muscimol dan muscarine. Toksin ini dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, mulai dari mual, diare, kebingungan, gangguan penglihatan, hingga halusinasi.

8. Pyrrolizidine alkaloid (PA)

Pyrrolizidine alkaloid umumnya dihasilkan tanaman dari famili BoraginaceaeAsteraceae, dan Fabaceae. Sebagian besar tanaman ini merupakan tanaman gulma.

Secara kompleksnya di tubuh manusia, toksin ini berasal dari racun badan yang terkumpul berbagai sumber. Misalnya saja berasal dari aneka makanan yang secara sengaja dan sadar dikonsumsi dalam sehari-hari. Konkretnya seperti dari racun sayur-sayuran, suntikan pada ayam, klorin dalam air paip, dan sejenisnya.
.
.
Tak hanya itu, berbagai obat-obatan yang kita konsumsi dengan tujuan menyembuhkan pun bisa meninggalkan toksin di tubuh. Pasalnya, zat-zat kimia tersebut tak sepenuhnya terserap oleh tubuh, yang akhirnya bersisa menjadi racun.
.
.
Berikut ini efek yang bisa dirasakan sebagai akibat adanya toksin
  • Sering kembung hingga Maag/GERD sering kambuh
  • Sembelit hingga radang usus
  • Berat badan susah turun hingga obesitas
  • Gula darah mudah meningkat hingga diabetes kronis
  • Gangguan fungsi hati/ginjal hingga gagal ginjal atau radang hati
  • Kolesterol tinggi hingga beresiko kena hipertensi atau stroke
  • Sering keletihan, daya tumpuan dan daya ingatan yang lemah
  • Sering terjadi sembelit
  • Masalah-masalah kulit, seperti jerawat, ekzema, psoriasis, kulit yang pudar, dan sejenisnya.
  • Kuku dan rambut yang rapuh
  • Badan dan napas jadi berbau
  • Sering sakit kepala, leher, bahu, sendi, dan otot
  • Peredaran darah yang lemah
  • Haid yang tidak teratur
  • Peningkatan tekanan darah

 

Tubuh sebenarnya mampu keluarkan Toksin dengan sendirinya lewat liver dan ginjal.

Tapi banyak tumpukan racun dan kotoran di dua organ itu membuat kerja membuang toksin dalam tubuh terganggu.

Tumpukan racun dan kotoran itu terjadi karena terlalu banyak makan/minum sembarang, kurang tidur dan sering stress, serta kurang asupan sayur dan buah. Akhirnya Toksin semakin banyak yang menumpuk dan berbahaya untuk tubuh kita.

Makanya, toksin perlu dibuang karena apabila menumpuk, toksin bisa memicu penyakit berbahaya dan mengganggu sistem dalam tubuh kita.

 

Jangan Anggap Sepele Toksin Yang Bersarang Dalam Tubuh

 

Punya penyakit berat coba dengan detox ini.. 16 jam bekerja dan langsung ada perubahan
Punya penyakit berat coba dengan detox ini.. 16 jam bekerja dan langsung ada perubahan

 

4 MANFAAT DETOX UNTUK MEMBUANG TOKSIN

  1. Membantu memberikan asupan nutrisi yang lengkap dari sayur dan buah untuk dapat cepat diserap tubuh dan membantu proses detoksifikasi alami tubuh.
  2. Mengistirahatkan sistem pencernaan untuk tubuh dapat fokus dalam memperbaiki sel-sel rusak menjadi sel baru (autofagi).
  3. Melancarkan proses pembuangan lewat ginjal (urin), usus (BAB), dan kulit (keringat & jerawat)
  4. Membantu tubuh untuk meningkatkan dan menyeimbangkan kinerja sistem imun dan hormon tubuh sehingga membuat tubuh lebih dapat menangkal racun dan membuangnya.

Ini alasan kenapa perlu Detox buat membantu organ dalam tubuh seperti liver dan ginjal bisa sehat dan berfungsi dengan baik sehingga toksin bisa terbuang dengan lancar.

 

 

Baca juga : Apa itu Detox Cell ?

 

 

Langsung hubungi CS kami Via TELPHON / SMS / WA

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.