April 14, 2021

Bisnis Simpel Abad 21

Sehat dan Sejahtera

Manfaat dan Efek Samping Astaxanthin untuk Tubuh

6 min read

Astaxanthin

 

 

Astaxanthin adalah antioksidan yang dipercaya bermanfaat dalam menjaga kesehatan mata, jantung, dan kulit, membantu meredakan peradangan, membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Astaxanthin merupakan antioksidan dan bahan kimia alami yang ditemukan pada tumbuhan dan hewan tertentu. Astaxanthin dapat membantu mengurangi proses alami tubuh anda yang disebut dengan oksidasi. Astaxanthin juga dapat mengobati penyakit seperti parkinson, strokekolesterol tinggi, serta mencegah kanker.

Astaxanthin adalah jenis karotenoid yang ditemukan di lingkungan alam. Karotenoid adalah pigmen yang sering dikaitkan dengan sayuran. Jenis yang paling umum adalah beta-karoten yang dapat ditemukan dalam wortel dan lycopene di dalam tomat, dan telah terbukti mengandung antioksidan. Dikenal sebagai pigmen merah, Astaxanthin adalah salah satu karotenoid yang memiliki kemampuan alami untuk bertahan melawan efek negatif akibat radikal bebas atau oksigen aktif. Pigmen merah ini juga ditemukan dalam berbagai jenis kehidupan laut, termasuk ikan salmon, ikan sea bream, telur salmon, udang dan rumput laut merah. Astaxanthin terbukti memiliki efek antioksidan yang dapat menurunkan tingkat oksigen aktif di dalam tubuh. Dipercaya bahwa Astaxanthin dapat menghambat pembentukan oksigen aktif yang menyebabkan sel-sel kulit tidak dapat berfungsi normal, sehingga terjadi yang kita sebut penuaan dini.

alodokter-astaxanthin

Astaxanthin merupakan antioksidan. Cara kerja antioksidan dalam mengurangi oksidasi, dipercaya bisa digunakan pada beberapa kondisi, seperti degenerasi makula, nyeri otot, rheumatoid arthritis, kulit keriput, atau kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet.

Manfaat Astaxanthin:

Astaxanthin dikenal sebagai salah satu agen antioksidan terbaik. Sifat ini membuat astaxanthin memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti berikut:

  • Mengurangi risiko kanker
    Sifat antioksidan yang dimiliki membuat banyak penelitian menemukan efek positif astaxanthin dalam mengobati kanker. Mengutip Healthline, salah satunya sebuah studi yang menemukan manfaat astaxanthin dalam menekan pertumbuhan sel kanker di payudara.
  • Menjaga kesehatan kulit
    Astaxanthin dapat digunakan secara topikal untuk meningkatkan kesehatan kulit. Sebuah studi menunjukkan, gabungan dosis astaxanthin topikal dan oral dapat menghilangkan kerutan, mengurangi bintik-bintik penuaan, dan menjaga kelembapan kulit.
  • Menjaga kesehatan jantung
    Para ahli juga mengklaim bahwa astaxanthin bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal J-Stage menemukan efek positif penggunaan astaxanthin pada tikus dengan hipertensi.
  • Mengatasi nyeri sendi
    Astaxanthin juga disebut dapat digunakan untuk mengobati nyeri sendi, termasuk kondisi seperti rheumatoid arthritis. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa astaxanthin dapat mengurangi peradangan dan gejala nyeri yang berkaitan dengan sendi.

Efek samping obat

Di setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat Astaxanthin dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika dikonsumsi seperti: feses dapat berwarna kemerahan karena pigmentasi merah astaxanthin, menurunkan libido, pertumbuhan payudara (pada pria), dan disfungsi ereksi. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Kendati demikian, meski diklaim memiliki beragam manfaat kesehatan, ada beberapa efek samping yang perlu Anda waspadai seperti berikut, mengutip Natural Medicine Journal.

  1. Menurunkan kadar gula darah
    Astaxanthin dapat menurunkan kadar gula darah. Pasien dengan diabetes atau hipoglikemia harus mendapatkan dosis astaxanthin yang telah disesuaikan.
  2. Mengurangi efek obat
    Hati-hati jika menggunakan astaxanthin dengan obat-obatan tertentu. Konsumsi astaxanthin bisa membuat kadar obat-obatan menurun dalam darah dan mengurangi efek yang diinginkan.
  3. Penurunan libido
    Gunakan astaxanthin dengan hati-hati pada pasien yang mengalami gangguan hormon. Astaxanthin diketahui dapat menghambat 5-alpha-reductase yang dapat menyebabkan penurunan libido, penurunan jumlah sperma, impotensi, dan perubahan suasana hati.
  4. Menurunkan daya tahan tubuh
    Astaxanthin harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan autoimun. Pasalnya, astaxanthin telah terbukti mengganggu terapi imunosupresif.

Meski dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, namun penggunaan astaxanthin ditemukan dapat menurunkan kadar eosinofil dalam tubuh. Eosinofil merupakan sel darah putih kategori granulosit yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Eosinofil juga ikut mengendalikan mekanisme alergi. (asr)

Perhatian Khusus

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Alergi terhadap Astaxanthin
  • Kehamilan dan menyusui dikarenakan efeknya yang belum diketahui

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat Astaxanthin dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Kartonoid serupa seperti canthaxanthin
  • Obat-obatan penghambat 5-alpha-reductase seperti finasteride (Propecia, Poscar) atau dutasteride (Avodart, Jalyn)
  • Wanita yang sedang hamil.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).